Utama  

Pemprov DKI Anggarkan Sebesar Rp 3 Miliar Untuk Pakaian Dinas & PIN Emas Anggota DPRD

JAKARTA, BERITAKOTA.COM – Plt Sekretaris DPRD DKI Jakarta Augustinus mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menganggarkan Rp3.086.890.132 untuk pakaian dinas anyar beserta atribut bagi para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Dibandingkan pada 2019, anggaran pakaian dinas dewan hanya Rp1,45 miliar. Hal tersebut tertuang dalam laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa (Sirup LKPP).

Tender tersebut berada pada satuan kerja Sekretariat DPRD DKI. Anggota DPRD DKI Jakarta berjumlah total 106 orang. Artinya setiap anggota DPRD DKI akan mendapat pakaian baru sekitar Rp29 juta.

“Total pagu Rp 3.086.890.132 (Rp3 miliar). Sumber dana APBD TA 2024,” demikian tertulis di situs tersebut dikutip Senin (4/3/2024).

Augustinus mengemukakan, pada Pasal 12 PP tersebut, pakaian dinas bagi pimpinan dan anggota DPRD masing-masing mendapatkan 5 setel pakaian. Anggaran itu sudah termasuk biaya produksi.

“Pakaian dinas dan atributnya bagi anggota dewan, memang setiap tahunnya kami anggarkan. Sesuai PP 17 Tahun 2018 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD, Dewan dapat diberikan pakaian dan atributnya,” ujar Augustinus dalam keterangan tertulisnya.

Agustinus mengakui kenaikan baju baru untuk anggota DPRD karena terdapat atribut pin emas. Anggaran untuk pin pejabat DPRD DKI Jakarta sendiri mencapai Rp964 juta. Setiap dewan mendapat pin emas 24 karat seberat 5 gram dan 7 gram.

“Kenapa anggarannya naik dari Rp1,7 miliar menjadi Rp3 miliar, karena ada pembelian pin emas, karena pakaian dinas dan atributnya berupa pin emas,” imbuhnya

Agustinus mengatakan, masing-masing dewan mendapat 5 setel pakaian. Terdiri dari pakaian sipil harian, pakaian sipil resmi, pakaian sipil lengkap, pakaian dinas harian lengan panjang, dan yang terakhir pakaian khas daerah.

“Selain pakaian dinas, pimpinan dan anggota DPRD juga mendapat atribut berupa pin emas yang diberikan 5 tahun sekali, ketika pelantikan anggota dewan periode baru. Mereka akan diberikan (pin emas-red) ketika pengambilan sumpah dan janji,” tutur dia.

Agustinus mengatakan, proses pengadaan pakaian dinas dan atribut tersebut melalui proses lelang. Adapun mekanismenya sesuai peraturan pengadaan barang dan jasa melalui sistem katalog.

“Di dalam anggaran sekretariat DPRD itu, kami melakukan proses pengadaan pakaian dinas dan atribut pada bulan Agustus, artinya untuk anggota dewan yang baru (periode 2024-2029),” tegas dia.

Perlu diketahui, anggaran tersebut untuk pengadaan sebanyak 110 stel. Meski pimpinan dan anggota DPRD DKI Jakarta sebanyak 106 orang, namun sistem pengadaan pakaian dinas dan atribut juga mengantisipasi bila terjadi pergantian antar waktu (PAW).

“Sebab bila ada anggota DPRD pergantian antar waktu, maka diberikan hak yang sama,”ujar Agustinus. (Ralian)

 295 total views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *