Utama  

Megawati Tuding Lahirnya Orde Baru, Pengamat: Bukti PDIP Tidak Sejalan Dengan Jokowi

JAKARTA, BERITAKOTA.COM – Kata sambutan Presiden ke-5 Republik Indonesia, yang juga Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri di hadapan puluhan ribu relawan Ganjar-Mahfud di Rakornas Relawan Ganjar-Mahfud se-Jawa di JI EXPO, Kemayoran, Jakarta Pusat membetot perhatian publik.

Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Adi Prayitno mengatakan, dari pidato Megawati ada yang cukup serius yang terjadi dalam menghadapi pesta demokrasi pada Pemilu 2024.

Diakui Adi, dengan pidato ini jelas putri sulung Proklamator itu bernada provokatif, dan sekaligus memberikan semangat kepada puluhan relawan dan kader agar tidak takut kepada para penguasa yang melakukan cara-cara Orde Baru.

“Ada yang serius yang dikemukakan ibu Mega, dengan usianya yang sudah 70-an, dan suara lantang yang dikemukakan adalah ditujukan kepada Jokowi. Saya pikir ini garis penebal. Apa yang dikatakan Megawati sangat frontal, jadi jelas dikatakan kepada penguasa. Ini menandakan bahwa PDIP sudah tidak sejalan dengan Jokowi,” kata Adi dalam dialog, Selasa (28/11/2023).

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Parera menuturkan penguasa yang dikemukakan Megawati adalah Presiden Jokowi. “Apa yang terjadi di MK hingga terjadi rekayasa hukum, dan putusan MKMK itu adalah bagian dari cara-cara kekuasaan. Selain itu, dengan mengerahkan aparatur desa, siapa lagi yang bisa melakukan kalau bukan kekuasaan yang bermain,” imbuh Andreas.

Dia menegaskan, jika tidak digerakan kekuasaan tidak mungkin terjadi pengerahan kepala desa dengan jumlah besar. “Saya kira ibu Mega melakukan kritik,” tukas Andreas.

Menurut Andreas, praktek-praktek ini terjadi hanya pada era Orde Baru. “Ibu Mega hanya mengingatkan, dan PDIP tidak takut akan hal itu,” tegas Andreas.

Dia juga mengatakan, beberapa aparat kepolisian menyatroni kantor-kantor PDIP di berbagai daerah. Menurutnya, apa yang dilakukan aparat keamanan adalah cara-cara lama yang polanya seperti era Orde Baru.

Sebelumnya, Megawati menegaskan seluruh relawan Ganjar-Mahfud agar tidak takut menghadapi intimidasi dan teror yang dilakukan penguasa dalam mengahadapi kontestasi Pemilu 2024.

“Republik ini penuh pengorbanan, tahu tidak. Mengapa sekarang yang berkuasa itu bertindak seperti zaman Orde Baru. Ganjar-Mahfud satu putaran,” tegas Megawati, di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta, Senin (27/11/2023). (Ralian)

 400 total views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *