Utama  

283 Catam Ikuti Sidang Pantukhir Tingkat Pusat di Kodam Jaya

Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto memeriksa calon prajurit tamtama dalam Sidang Pantukhir di Rindam Jaya, Condet, Jakarta Timur, Rabu kemarin, (foto: Pendam Jaya)

Loading

JAKARTA, BK
Sebanyak 283 calon prajurit tamtama PK TNI AD sumber reguler dan keagamaan gelombang II 2022 Subpanpus Kodam Jaya, mengikuti sidang Pantukhir tingkat pusat yang berlangsung di Resimen Induk Kodam (Rindam) Jaya, Jl. Raya Condet, Jakarta Timur, Rabu (09/11/2022).

Sidang Pantukhir tersebut dipimpin langsung Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto dan didampingi Staf Khusus Kasad Brigjen TNI Tri Wahyu Mutaqin Akbar, selaku Wakil Ketua Subpanpus Kodam Jaya. Mereka yang mengikuti seleksi teridiri atas 209 orang calon Tamtama Reguler dan 74 orang calon Tamtama Keagamaan.
Siaran pers Penerangan Kodam (Pendam) Jaya menyebutkan, Danrindam Jaya Kolonel Inf Ayub Akbar beserta pejabat Rindam Jaya menyambut kedatangan Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto beserta rombongan rangka sidang pantukhir tingkat pusat tersebut. Sidang pantukhir juga dihadiri juga Aspers Kasdam Jaya selaku Sekretaris 1 Subpanpus Kodam Jaya dan Danrindam Jaya selaku Ketua Tim Pendukung serta Tim Panitia Pusat.

Pada kesempatan itu Pangdam Jaya membacakan amanat Aspers Kasad yang, mewakili Kasad dan menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan setinggi- tingginya kepada Tim Rik Uji Subpanpus. Sebab, telah melaksanakan tugas dengan maksimal dan sungguh-sungguh sehingga rangkaian kegiatan Rik Uji dapat berjalan aman dan lancar.

Harapan besar pimpinan TNI AD agar penerimaan Cata PK TNI AD Reguler dan Keagamaan Gel II TA. 2022, dilaksanakan dengan obyektif, transparan dan akuntabel dengan memberikan akses komunikasi sehingga seluruh informasi terkait kegiatan tersebut dapat di monitor secara langsung.

Selaku ketua panitia pusat berharap, agar kegiatan sidang ini dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk memilih calon yang berkualitas, benar-benar sesuai kriteria yang diharapkan dengan memperhatikan tinjauan berbagai aspek secara obyektif dan meninggalkan kepetingan pribadi, sehingga diperoleh kualitas SDM yang profesional dan unggul demi kemajuan TNI AD dimasa mendatang. (aga/BK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *