Pasca Lebaran, Pemkot Tangsel Antisipasi Lonjakan Ribuan Penduduk

Loading

TANGSEL, BERITAKOTA.COM – Usai perayaan Idul Fitri, biasanya setiap tahun Kota megapolitan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) bisa dipastikan menjadi tujuan bagi penduduk daerah untuk mengadu nasib mencari peruntungan di perkotaan.

Maka dari itu, untuk mengantisipasi adanya lonjakan penduduk pasca Lebaran 2022, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) meminta kepada para Ketua Rukun Tetangga (RT) untuk sigap mencatat para pendatang baru tersebut.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menjelaskan, hal itu untuk memastikan apakah penduduk baru itu sekedar bertamasya atau memang mencari peruntungan kerja di perkotaan.

“Yang penting, kalau umpamanya dia warga baru di Kota Tangsel, segera lapor ke ketua RT setempat supaya tercatat itu yang kita harapkan. Kemudian, tujuannya ke Tangsel apa, apakah sekedar tamasya, liburan, atau mau cari kerja atau sekolah, atau seperti apa,” ujarnya saat dihubungi wartawan melalui sambungan seluler, Sabtu (7/5/2022).

Pria yang akrab disapa Bang Ben ini menerangkan, setelah melapor dan dicatat oleh Ketua RT, maka disampaikan kepada RW, Lurah, serta Camat secara berjenjang.

“Berapa jumlah mereka dan di mana mereka tinggal. Seperti itu saya harapkan di data dulu deh,” terangnya.

Dijelaskan Bang Ben, jika memang warga baru itu ingin mencari pekerjaan di Kota Tangsel, dirinya berharap warga tersebut memiliki keahlian khusus yang dibutuhkan dunia kerja.

“Kalau mau cari pekerjaan saya berharap ada keahlian khusus lah, yang dibutuhkan dunia kerjanya, jadi bukan sembarang orang yang datang ke Tangsel,” tutupnya.

Diketahui, saat ini Kota Tangsel sedang mengalami puncak arus balik mudik Lebaran 2022 dan berpotensi adanya lonjakan penduduk. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019 jumlah migrasi dari luar daerah ke Tangsel mencapai 40 ribu penduduk baru.(ZAL/zas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *