Mengolah Kreatifitas dan Inovasi Daya Literasi Menjadi Pemantik Writerpreneur (14)

Penulis: Yoni Haris Setiawan
(Direktur QM Lembaga TEMALI/Penggagas Rumah Bimbel Literasi Indonesia QURUTA)

APAKAH karya literasi dapat menjadi penghasilan? Tidak, ketika seseorang hanya pada ranah minat, suka, hobi dan gemar membaca dan menulis sebagai kewajiban saja. Namun, ketika membaca dan menulis itu telah menjadi daya (kekuatan–energi–kecepatan–pemberdayaan) literasi, maka seseorang akan menjadi writerpreneur. Bagaimana caranya?

Ada yang menarik sepanjang bulan September, Oktober, November dan juga memasuki bulan Desember 2021 yaitu Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hari Sumpah Pemuda, Hari Pahlawan, Hari Guru Nasional, dan Hari Ibu. Kegiatan-kegiatan ini diperingati dan dilakukan melalui daring/online ceremonial.

Momen ini dimanfaatkan untuk membangkitkan dan menumbuhkan literasi karya inovatif (Literaktif). Ruang itupun terbuka seluas-luasnya untuk mengapresiasi dan mempublikasikan karya tenaga pendidik dan kependidikan PAI. Tema-tema dan subtema dalam penulisan karya literasi yang disajikan diselaraskan dengan KI/KD Mapel PAI dan Tematik Kurikulum 2013.

Tema-tema yang terdapat dalam aspek Alquran, Aqidah, Akhlak, Fiqih dan SPI, seperti surat-surat pilihan, hormat dan patuh kepada orangtua, guru, al-Asmaul Husna, meyakini kisah Nabi dan Rasul, keteladanan, patriotisme atau kepahlawanan dan lain sebagainya yang diejawantahkan melalui rangkaian diksi dan kalimat yang apik dan berkarakter.

Implementasi Writerpreneur Literaktif menjadi awal yang baik, salah satunya adalah Nur Asiah Imron
(Kepala Sekolah UPTD SMPN SATAP Terpadu Cibinong Jatiluhur, Purwakarta-Jawa Barat). Ia telah menjalankan rangkaian proses Kelas Belajar Menulis Tuntas Literaktif berbasis Produk melalui daring/online. Berikut beberapa karya hasil penuangan ide, imajinasi, olah rasa, olah jiwa, olah hati Literaktif Nur Asiah Imron yang dapat dinikmati!

(1) MALAIKAT PENJAGAKU
Tanpa sadar Ibu menepuk pundakku/Sebagai bagian dari perhatiannya/Senyum yang selalu merekah/Menjadikan hidup semakin berkah.

Kadang Ibu menjadi tempat mengadu/Mencurahkan isi hatiku yang sedang merindu/Nasehat-nasehat yang diberikan padaku/Menjadi pegangan dalam hidupku.

Saat diriku selalu menyusahkan/Ibu tetap setia mendampingi diriku/Tak ada rasa kecewa yang terlukis/Kasih sayang tak pernah terkikis/Ibu. adalah malaikat pejagaku.

Perjalanan ke Jatiluhur,
Jumat, 3 September 2021; 08:20 WIB.
***0***

(2) PEMUDA HARAPAN BANGSA
Dalam setiap langkah dan perbuatan/menjadi cerminan dalam kehidupan/Jadilah generasi yang menggemparkan/Penerus para ulama dan para pejuang/yang menjadi tumpuan dan harapan/Bagi bangsa dan negara Indonesia.

Ingatlah kawan.!!!/Beban berat berada dipundakmu/Tugas dan tanggung jawab menunggumu/Kreatifitas, ide dan gagasanmu/Harus selalu menghias hari-harimu.

Wahai pemuda harapan bangsa.!!!/Tunjukkan dirimu pada dunia/Kepakkan sayapmu buka cakrawala/Penuhi jagat raya dengan karya/Tuk mengharumkan nama negara.

Kp. Mekarsari Desa, Cibinong Jatiluhur
Ruang Kepala Sekolah, Purwakarta-Jawa Barat,
Kamis, 21 Oktober 2021; 09:30 WIB.
***0***

(3) INSAN MULIA
Nama yang akan selalu terukir dan tersimpan/Ajaran yang akan selalu Ku pegang teguh/Bahasa tubuh yang selalu menghiasi akhlak/Indah akan selalu terbayang dalam ingatan.

Mahligai cinta Islami yang Baginda Muhammad tanamkan/Untaian kata yang diucapkan/Menyejukkan setiap insan yang mendengar/Allah yang akan selalu melindungi kekasih-Nya/Menjaga dari musuh-musuh yang dusta/Menghalau semua derita yang ada/Agar dapat menjalankan misi yang mulia/Dalam memenuhi perintah dari Sang Pencipta.

Salam sejahtera semoga selalu menyertai/Alam semesta berada dalam genggaman/Wahai… Baginda Muhammad, pembawa rahmat untuk seluruh alam/Akan bersinar abadi sepanjang zaman/Insan mulia pembawa keselamatan dan kemuliaan/Nabi Besar Muhammad Shollallaahu Alaihi Wasallam.

Ruang Tengah Gang Mawar II Nagrikaler,
Purwakarta-Jawa Barat,
Jumat, 22 Oktober 2021; 08:27 WIB.
***0***

(4) GURUKU PAHLAWANKU
Guruku/Sosok insan yang begitu mulia/Ia rela menghabiskan waktunya demi tunas bangsa/Tak ada keluh kesah ataupun lelah/Hanya semangat harapan dan do’a yang keluar dari bibirnya/Demi mencerdaskan anak- anak bangsa.

Selalu terucap sabar yang menjadi senjatanya/Keberhasilan menjadi prioritasnya/Kecerdasan yang ada dalam dirinya/Dicurahkan dan ditumpahkan semuanya/Demi kesuksesan anak didiknya.

Guruku/Kadang marah padaku/Insan sabar yang selalu memahamiku/Maafku membuat luluh hatimu/Tidak ada rasa dendam padaku.

Disaat diriku berada dalam kegelapan/Guruku memberikan sebuah cahaya terang/Laksana pelita yang jadi sebuah ilmu/yang memberi manfaat bagi seluruh muridmu/Untuk kehidupan dunian dan akhirat.

Guruku/Hatimu bagaikan batu mulia/Menjadi orangtua yang kedua/Membimbingku setiap waktu/mencurahkan segenap rasa semuanya padaku.

Guruku/Bagaikan bunga yang merekah/menjadi inspiratif dalam senja/Bagaikan surya penerang untuk generasi bangsa/Guruku Pahlawanku menghantarkan cita-cita dalam setiap bingkai masa depan.

Gang Mawar II Nagrikaler,
Purwakarta-Jawa Barat,
Rabu, 10 Nopember 2021; 12:20 WIB.
***0***

(5) PEJUANG SEPANJANG ZAMAN
29 Oktober 1945/Terjadi gencatan senjata pihak Inggris dan Indonesia /Keadaanpun berangsur-angsur reda/Namun bentrokan tetap terjadi di Surabaya/Ketika tentara Belanda mengibarkan bendera merah-putih-biru/Mengakibatkan penduduk Surabaya murka/Hariyono dan Kusno Wibowo Berjaya/Merobek bagian biru bendera Belanda/Hingga Merah Putih kembali ditiangnya.

30 Oktober 1945/Bentrokan semakin memuncak /Dengan terbunuhnya Jenderal Mallaby/Inggris marah, mengeluarkan Ultimatum/Meletuslah pertempuran Surabaya/yang dijuluki neraka untuk penjajah.

Allahu Akbar.!!!/10 November 1945 pagi hari/Pekik takbir bergemuruh mengisi bumi/Menandai semangat juang yang ada dalam diri/Rakyat pun siap angkat senjata /Menanti datangnya sebuah instruksi/Dari Komandan Panglima Perang yang gagah berani/Bung Tomo yang menjadi pimpinan BPRI/yang tidak takut dengan ancaman penjajah yang telah melukai kemerdekaan.

Gang Mawar II Nagrikaler,
Purwakarta-Jawa Barat,
Rabu, 10 November 2021; 17:35 WIB.
***0***

(6) JALAN BERLIKU KE JATILUHUR
Pagi hari yang sepi Kulangkahkan kaki/Menyusuri setiap jalan yang Kulalui/Kadang terlihat anak kecil yang sedang berlari/Sambil tersenyum memperlihatkan gigi/Tak ada beban yang menggantung dalam diri.

Kulihat ke kanan nampak asyik seorang pedagang/Menjajakkan dagangan dengan penuh riang/Sambil bersiul membuat adonan/Dari bibirnya selalu terlihat senyuman/Ciri khas untuk memperoleh pelanggan.

Kulihat ke kiri nampak seorang laki-laki/Dengan gesit mengangkat tangannya/Mempersilahkan setiap orang yang berjalan/Agar terhindar dari kecelakaan/Menjalankan kewajiban dan mengabdikan diri.

Kulalui jalan terjal dan berliku/Berbelok-belok curam tak menentu/Tanda Jatiluhur sudah menunggu/Pohon rindang di setiap sudut jalan/Melambai seakan menaruh harapan.

Nampak bangunan berwarna hijau/Dikelilingi bunga-bunga bermekaran/Disambut senyuman dari para siswa/Membangkitkan semangat yang kian membara/Untuk mencerdaskan generasi bangsa.

Jl. Mekarsari Cibinong Jatiluhur,
Purwakarta-Jawa Barat,
Senin, 29 November 2021; 14:30 WIB.
***0***

(7) HARAPAN DAN DOA
Saat tugas dan kewajiban kini berubah/Ke tempat yang jauh nun di sana/Tangis haru pecah melimpah ruah/Rasa hati tak sanggup berpisah/Dengan teman yang bagai saudara.

Hati tertegun bercampur haru/Mengemban tugas di tempat yang baru/Jauh dari cita-cita dan harapan/Suasana sepi jauh dari keramaian/Menambah kesedihan kian membisu.

Kesadaran bangkit dalam jiwa/Membawa cita-cita yang mulia/segala kemampuan yang ada untuk menunjukkan kepada semua/Semangat pun kian membara.

Berjuang dalam kesendirian/Menghadapi tantangan dan rintangan/Tetapi harus tetap bertahan/Demi cita-cita dan harapan/Menjadikan tempat yang dirindukan.

Dalam hati selalu berdoa/Ya Allah. Kutunjukkan semua ini/Agar dikembalikan ke tempat semula/Tempat yang penuh dengan kenangan/Kenangan manis yang tak akan terlupakan.

Gang Mawar II Nagrikaler,
Purwakarta-Jawa Barat,
Senin, 29 November 2021; 14:00 WIB.
***0***

(8) KELUARGA KECILKU
Sebuah kebahagiaan yang sejati/Bersua dengan keluarga tercinta/Mencurahkan semua isi hati/Dan segala perasaan yang ada.

Berkumpul besama melepas rindu/Terbendung lama menjadi candu/Dari pilu yang kadang mengganggu/Bersenda gurau memahat qolbu.

Kebahagian demi kebahagiaan/Kesedihan demi kesedihan/Berdatangan silih berganti/Menghiasi suasana hati.

Kebersamaan yang selalu dinanti/Ayahanda, Bunda dan sanak famili/Laksana bianglala yang melekat/Terbentang di atas cakrawala.

Bagaikan menjadi seorang ratu/Kesedihan tak boleh bertumpu/Bukan hanya janji yang diucapkan/Tapi bukti yang dipersembahkan.

Banyak makna yang tak terlukis/Banyak kasih yang tak terucap/Keluarga kecilku anugerah dalam hidup/Yang mendorong menjadi sukses/Rabbana hablana min azwajina wa dzurriyatina qurrota ayun wajalna lil muttaqina imama.

Gang Mawar II Nagrikaler,
Purwakarta-Jawa Barat,
Senin, 29 November 2021; 18:20 WIB.
***0***

(9) AKU ANAK YATIM PIATU
Dalam keheningan malam terbangun/Terdengar isak tangis di sudut ruangan/Nampak seorang anak menundukkan wajah/Kemudian berjalan tanpa tujuan dan arah.

Disela senyap malam terdengar lolongan/Membatalkan mimpi indah di puncak malam/Terbesit kisah sedih nan pilu/Seorang yatim piatu yang merindukan Ibu.

Aku anak yatim piatu/yang tak punya Ayah dan Ibu/Menapak hari dengan ragu/Menahan segala derita yang menderu/Tak punya ibu untuk berkasih sayang/Tak punya ayah yang ditunggu pulang

Ayah! ibu.!/Semoga Allah memberikan tempat di Surga. Aamiiin.

Gang Mawar II Nagrikaler,
Purwakarta-Jawa Barat,
Senin, 29 November 2021; 19:43 WIB.
***0***

(10) ARTI SEBUAH PEKERJAAN
Menjalani sebuah pekerjaan/Berawal dari sebuah perintah/Dari atasan yang selalu berulah/Memaksa mengikuti seleksi.

Tidak berharap untuk terpilih/Tapi takdir Alah berkata lain/Memberikan kesempatan/Menjadikan seorang pemimpin.

Menjalani hari-hari yang sangat berarti/Melaksanakan semua tugas dan kewajiban/Mengemban amanah yang sangat berat/Menjadi pertanggung jawaban di akhirat

Arah kehidupan harus pasti/Dibawa kemana pekerjaan ini/Agar tak menjadi beban di akhir nanti/Di depan Allah Yang Maha Suci.

Kini hidupku terasa nyaman/Dalam menjalani sebuah pekerjaan/Dihadapi dengan penuh keikhlasan/Yang menjadikan hati tentram dan damai.

Gang Mawar II Nagrikaler
Purwakarta-Jawa Barat,
Senin, 29 November 2021: 20.20
***0***

Writerpreneur untuk Prestasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan

Adalah DPD AGPAII Kab. Purwakarta yang dipimpin Hj. Lulu Makiyah, S.Ag., M.Pd.I. menggandeng/berkolaborasi dengan Quruta Management Lembaga TEMALI telah menyelenggarakan kegiatan PENTALOKNAS Literasi Publikasi Karya Ilmiah dan Karya Inovatif yang diikuti para Guru PAI, Kepala Sekolah, Pengawas PAI (jenjang PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK/MAK), Mahasiswa, dan Masyarakat Pembelajar dari Kab. Purwakarta, Kab. Cianjur, Kab. Bogor, Kab. Kuningan, Kota Palembang (Sumsel), dan Kab. Siak (Riau).

Karya Inovatif sering diabaikan beberapa pihak termasuk Penilai Angka Kredit, Tenaga Pendidik dan Kependidikan. Kecenderungan pemahaman saat ini, bahwa hanya Publikasi Karya Ilmiah (PTK, Jurnal, Artikel, dll) yang dapat dijadikan PAK. Namun apabila dibedah lebih mendalam, teliti dan detail sesungguhnya Karya Inovatif dapat memenuhi PAK melalui hasil literasi produk baik yang diterbitkan atau dipublikasikan media massa maupun buku.

Peraturan Menteri yang terkait dengan Angka Kredit Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas (Tenaga Pendidik dan Kependidikan) dalam karya inovatif (seni jenis sastra; puisi) telah mengatur bahwa untuk satu judul buku kumpulan Puisi memiliki nilai kriteria kategori sederhana nilai 2 (dua, 20 judul puisi). Sedangkan kategori kompleks memiliki nilai 4 (empat. 40 judul puisi) diterbitkan media masa kab/provinsi ber-ISBN atau yang diterbitkan media massa nasional ber-ISSN dan diedarkan secara luas.

Sesungguhnya dengan mengolah ideas, imajinasi, ekspresi, pengalaman, kreatifitas dan inovasi daya literasi menjadi pemantik writerpreneur. Writerpreneur adalah entrepreneur atau wirausaha yang bergerak dibidang menulis/penulisan (writer).

Seorang penulis yang menciptakan produk tertulis, berpartisipasi dalam menciptakan merek (branding) yang ditulisnya, dan secara aktif mempromosikan branding tersebut melalui berbagai outlet/media (penulis yang menghasilkan poin dan koin). Kuncinya adalah fokus, tekun, konsisten, komitmen, berkelanjutan dan tidak pantang menyerah untuk terus-menerus menghasilkan karya tulis. Literasi merupakan kebutuhan, profesionalitas, mengeksplorasi, mengelaborasi dan mengkonfirmasi bukan kewajiban.

Selain peran peserta didik dalam mengaplikasikan kegiatan pembelajaran, peran Tenaga Pendidik dan Kependidikan juga tidak lepas mengaplikasikan kegiatan mengeksplorasi, mengelaborasi dan mengkonfirmasi saat mengadakan proses belajar mengajar, apapun kurikulum yang digunakan. Untuk bergerak bersama secara nyata meningkatkan profesionalitas, kompetensi dan kualitas serta menjadi solusi dalam menemukan/menciptakan karya seni (jenis karya seni sastra; puisi) untuk memenuhi angka kredit.

Barangkali secara bersama-sama, saatnya Guru PAI, Pengawas PAI, Kepala Sekolah serta organisasi profesi PAI mempelopori untuk membangkitkan, menumbuhkembangkan, menggiatkan, bergerak dalam meningkatkan Literaktif baik untuk peserta didik, sesama guru, dan komponen masyarakat lainnya. Profesionalitas Guru PAI sangat berperan dalam mewujudkannya. [*]

Wallahu alam bish-shawab
#Salam Literasi; Indonesia_Berkarya!!!
#Salam Guru Literat; Semangat_Hebat_Literat!!!

Bersambung.

 1,521 total views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *