Mengolah Kreatifitas dan Inovasi Daya Literasi Menjadi Pemantik Writerpreneur (13)

Penulis: Yoni Haris Setiawan
(Direktur QM Lembaga TEMALI/Penggagas Rumah Bimbel Literasi Indonesia QURUTA)

APAKAH karya literasi dapat menjadi penghasilan? Tidak, ketika seseorang hanya pada ranah minat, suka, hobi dan gemar membaca dan menulis sebagai kewajiban saja. Namun, ketika membaca dan menulis itu telah menjadi daya (kekuatan–energi–kecepatan–pemberdayaan) literasi, maka seseorang akan menjadi writerpreneur. Bagaimana caranya?

Ada yang menarik sepanjang bulan September, Oktober, November dan juga memasuki bulan Desember 2021 yaitu Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hari Sumpah Pemuda, Hari Pahlawan, Hari Guru Nasional, dan Hari Ibu. Kegiatan-kegiatan ini diperingati dan dilakukan melalui daring/online ceremonial.

Momen ini dimanfaatkan untuk membangkitkan dan menumbuhkan literasi karya inovatif (Literaktif). Ruang itupun terbuka seluas-luasnya untuk mengapresiasi dan mempublikasikan karya tenaga pendidik dan kependidikan PAI. Tema-tema dan subtema dalam penulisan karya literasi yang disajikan diselaraskan dengan KI/KD Mapel PAI dan Tematik Kurikulum 2013.

Tema-tema yang terdapat dalam aspek Alquran, Aqidah, Akhlak, Fiqih dan SPI, seperti surat-surat pilihan, hormat dan patuh kepada orangtua, guru, al-Asmaul Husna, meyakini kisah Nabi dan Rasul, keteladanan, patriotisme atau kepahlawanan dan lain sebagainya yang diejawantahkan melalui rangkaian diksi dan kalimat yang apik dan berkarakter.

Implementasi Writerpreneur Literaktif menjadi awal yang baik, salah satunya adalah Epi Nopianti (GPAI SMKN Tegalwaru, Purwakarta-Jawa Barat). Ia telah menjalankan rangkaian proses Kelas Belajar Menulis Tuntas Literaktif berbasis Produk melalui daring/online. Berikut beberapa karya hasil penuangan ide, imajinasi, olah rasa, olah jiwa, olah hati Literaktif Rina Supriati yang dapat dinikmati!

(1) AYAH DAN IBU HARTA BERHARGAKU
Kehadiranku sangat dinantikan/Doa selalu dipanjatkan kepada Rabb/Agar dikaruniai titipan yang berharga/Selalu dicita-citakan setiap keluarga.

Sembilan bulan Ibu mengandungku/Lelah dan penat dirasakan setap waktu/Tidur pun terasa terganggu/Karena perut besar terjaga dalam kasih sayang.

Ibunda…!!!
Aku lahir ke dunia/Duka dan lelah menjadi riang/Impian menjadi nyata.
Keinginanku selalu diupayakan/Walaupun sangat susah didapatkan/Kerja keras pun dilakukan/Semata untuk puteri kesayangan.

Ayahanda…!!!
Keringat penuh bercucuran/Mengais rezeki tiada bosan/Menafkahi keluarga dilakukan/Dengan ridha dan penuh harapan/Keluarga bahagia menjadi impian.

Oh… Ayahanda, Ibunda…!!!
Adalah harta berhargaku/Setiap peluh tidak akan pernah terbayarkan/Walaupun Aku menggendong Ayahanda dan Ibunda dari ujung timur sampai selatan.

Oh… Ayahanda, Ibunda…!!!
Maafkan Aku belum dapat membahagiakan/Hanya doa terpanjatkan/Agar bahagia selalu dalam dekapan.

Bungur Sarang Tegalwaru,
Purwakarta-Jawa Barat,
Jumat, 29 Oktober 2021; 10:05 WIB.
****0****

(2) GURUKU
Wahai Guruku,
Kala fajar mulai terbit/Berangkat dengan sangat gesit/Menapaki jalan yang begitu sulit/Dipenuhi batuan keras tak sedikit.

Tatkala sampai di sekolah/Sejenak istirahat karena lelah/Kaki menjadi bengkak karena lama mengayuh sepeda/Namun tetap dijalani dengan Lillah

Ketika waktu mengajar tiba/Senyum ramah ditampakkan depan mata/Disambut oleh senyum sapa/Murid-murid dengan hati gembira/Walaupun tubuh sudah di makan usia.

Kini tidak lagi muda/Namun semangat menyampaikan ilmu masih membara/Demi tugas yang mulia.
Mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara/Mendidik jiwa-jiwa yang masih muda/Agar tercapai cita-cita/Untuk menggapai dunia.

Wahai Guruku,
Jasa dan dharma sungguh tiada tara/Mendidik anak-anak bangsa/Sehingga benarlah dikata: Guru pahlawan tanpa tanda jasa.

Bungur Sarang Tegalwaru,
Purwakarta-Jawa Barat,
Jumat, 04 Oktober 2021; 14:00 WIB.
****0****

(3) PERGAULAN BEBAS PERUSAK GENERASI EMAS
Kehidupan sosial masyarakat/Beragam bentuk dan tarekat/Ada patuh terhadap nilai norma agama/Namun juga kebebasan tiada tara.

Perilaku bebas tanpa batas/Pergaulan pun merambas/Seakan tidak ada lagi Susila/Berlaku pada kehidupannya.

Gemar mabuk-mabukan juga narkoba/Apalagi mendekati zina/Sangat dilarang oleh agama/Juga oleh negara.
Sebab banyak kerugiannya/Menanggung malu diri sendiri juga keluarga/Dikucilkan para tetangga/Juga diasingkan oleh negara.

Berat pula hukumannya/Di razam/Diasingkan keluar kota/Bahkan dilempari batu 100 kali di depan mata.
Ketika hawa nafsu membara/Syaitan pun ikut serta di dalamnya/Maka tidak bolehlah dua orang mengobrol di tempat sepi/Kecuali saudara menemani.

Sebab ditakutkan terjerumus perbuatan yang tak diinginkan/Kerugian pun menghampiri dirinya/Tidak hanya mereka menanggung aib keluarga/Tetangga juga terkena dosa.

Maka dari itu wahai kawula muda/Jagalah martabat diri kita/Baik perempuan jua pemuda/Agar tidak terjerumus perbuatan dosa/Dampaknya merugikan semua.

Bungur Sarang Tegalwaru,
Purwakarta-Jawa Barat,
Senin, 29 November 2021; 22:09 WIB.
****0****

(4) RASUL PILIHAN UMAT AKHIR ZAMAN
Setitik cahaya terang benderang/Segenap harapan mulai terbayang/Menyelimuti jiwa yang seakan telah hilang diterpa oleh angan-angan melayang.

Alam semesta pun ikut senang/Dalam menyambut Rasul pilihan/Menjadi penolong umat Islam/Pada akhir zaman.
Dilahirkannya di Kota Mekkah/Bertepatan dengan Tahun Gajah/Diceritakan diserangnya Mekah /Dipimpin oleh Abrahah

Ya, Rasulullah SAW/Rasul Pilihan/Menjadi penerang/Umat Islam di akhir zaman.
Shalawat kepada Baginda kami lantunkan/Syafaat Baginda sangat kami harapkan/Di Yaumil Akhir nanti/Untuk keselamatan Kami.

Ya, Rasulullah SAW/Jadikanlah Kami golongan umat Baginda/Selalu memuji Baginda/Melantunkan Shalawat/Sampai akhir waktu.

Kp. Bungur Sarang Tegalwaru,
Purwakarta-Jawa Barat,
Sabtu, 23 Oktober 2021; 14:00 WIB.
****0****

(5) PEMUDA PENOPANG BANGSA
Darah yang berkobar dalam dada/Menuntun perubahan akan dunia/Menjadi penopang jiwa raga/Dan kesatuan bangsa.
Semangatmu selalu berkobar dimana saja/Tekadmu seakan tidak pernah reda/Menghidupkan jiwa-jiwa/Untuk membangun dunia.

Membangun bangsa Indonesia/Penuh semangat dan sukarela/Berlandaskan makna/Persatuan bangsa.
Bertumpah darah yang sama/Berbangsa Indonesia/Berbahasa persatuan, bahasa Indonesia/Itulah Ikrar Sumpah Pemuda.

Wahai para Pemuda/Bangkitkan semangat anak bangsa/Kawula muda maupun tua/Meraih cita-cita bangsa.
Bangunlah negeri ini/Dengan patriotisme sejati/Dengan tekad yang tinggi/Serta Ridho Ilahi.

Jadilah penopang bangsa/yang selalu bertahan dalam kondisi yang berbeda/Dengan semangat tiada reda/Serta mampu menggeggam dunia.
Dengan akhlak yang berwibawa/Serta kesabaran yang tiada akhirnya.

Kp. Bungur Sarang Tegalwaru,
Purwakarta-Jawa Barat,
Sabtu, 23 Oktober 2021; 14:00 WIB.
****0****

(6) AL-ASMAUL HUSNA SANG PENCIPTA
Al-Kariim, Maha Mulia/Atas terbentuknya alam semesta/Penguasa seluruh jiwa/Hewan, tumbuhan, Manusia, serta ciptaan-Nya.
Setiap Firman-Nya Maha Benar/Tercantum dalam kitab Alquran/Dijadikan pedoman umat Islam/Pemilik Al-Mukmin, Maha Terpercaya.

Al-Wakil, Maha Pemelihara/Atas segala ciptaan-Nya/Muda maupun tua/Tidak menjadi pilih kasihnya/Karena semuanya dianggap sama/Melainkan karena ibadahnya/Pemilik Al-Matin, Maha Kuat.
Dari segala terkuat/Serta menjadi segala obat/Dari berbagai penyakit tak kunjung sehat.

Al-Jami, Maha Mengumpulkan/Semua makhluk di Padang Mahsyar/Mempertaggungjawabkan perbuatan telah dilakukan/Semasa hidup di dunia demi bekal kehidupan di akhirat.

Al-A’dl, Maha Adil/Atas segala perkara paling adil/Memutuskan peradilan/Dengan segala kebijaksanaan.
Pemilik Al-Akhir, Maha Terakhir/Dari semua paling akhir/Di alam semesta.

Dzat pemberi walaupun tidak diminta/Maha pemberi derita untuk cobaan hamba-Nya/Pelindung alam semesta/Dari segala bencana/Pemilik Asmaul Husna.
Wahai Dzat pemilik 99 nama/Yakni Asmaul Husna/Jadikanlah diriku/Tunduk dan patuh atas perintah Rabb-Ku.

Bungur Sarang Tegalwaru,
Purwakarta-Jawa Barat,
Jumat, 05 November 2021; 14:00 WIB.
****0****

(7) JIWA KUAT BERASAL DARI HIDUP SEHAT
Mata terbuka sedikit berkaca/Menahan kantuk masih terasa/Setelah tertidur cukup lama/Karena lelah seharian bekerja.
Badan mulai digerakkan/Kaki pun dilangkahkan/Mengambil handuk dan pakaian/Tak lupa juga untuk sembahyang.

Tempat tidur dibereskan/Pakaian kotor dibersihkan/Tak lupa untuk sapu kamar/Juga rumah dan halaman.
Rambut disisir, pakaian dirapihkan/Sepatu ditali dengan kedua tangan/Tidak lupa memakai wangi-wangian/Di sekujur badan.

Sarapan pun dilakukan/Demi menjaga kesehatan/Agar kuat menjalani kehidupan/Serta tantangan dalam perjalanan.

Wahai kawula muda maupun tua/Ayo kita jaga kesehatan kita/Agar terhindar dari segala sengsara/Dan dari duka nestapa tak terkira.
Kebersihan harus tetap dijaga/Dimanapun kita berada/Laksana kesehatan dan stamina/Selalu tetap terjaga.

Islam pun mencinta kebersihan/Ketenteraman juga didapatkan/Sesuai dengan hadits yang disebutkan/Kebersihan sebagan dari iman.

Bungur Sarang Tegalwaru,
Purwakarta-Jawa Barat,
Sabtu, 13 November 2021; 15:44 WIB.
****0****

(8) PAKAIAN ISLAMI TENTERAMKAN HATI
Baju putih nan bersih/Lengan menutup ujung tangan/Memakai wangi-wangian /Sarung juga celana panjang
Peci dipakai di kepala/Rambut panjang ke depan dirapihkan juga/Agar tidak menghalangi pandangan mata/Saat tertidur maupun terjaga.

Alas kaki dipakai/Panjang celana disesuaikan /Sampai mata kaki/Supaya tidak mengotori diri/Dari debu ketika berdiri.

Batas aurat antara pusar dan dada/Bagi laki-laki muslim sejati/Selalu menjaga diri/Dari pandangan merugi.
Begitupun wanita Muslimah/Selalu menjaga kesuciannya/Pakaian menutupi seluruh anggota/Kecuali telapak tangan dan juga muka.

Kerudung menutupi diri/Dari aurat perusak generasi/Pakaian tidak menerawang/Dan juga tidak sembarang.
Haram memakai wangi-wangian/Saat belum menikah dan belum punya mahram/Agar terhindar dari fitnah alam/Menyakiti tanpa memandang.

Wahai para muslim dan muslimah!/Jaga selalu pandangan mata/Adab berpakaian dijaga/Hidup tentram akan terbina.
Kemuliaan akan didapat/Oleh seluruh umat/Selalu menjaga hakikat dan martabat/Dari tipu muslihat

Bungur Sarang Tegalwaru,
Purwakarta-Jawa Barat,
Kamis, 18 November 2021; 19:23 WIB.
****0****

(9) CINTA PENGETAHUAN MENGGENGGAM KEBERHASILAN
Rangkaian kata demi kata/Seolah butiran Mutiara/Susah didapatnya/Mahal pula harganya.
Setiap lembaran tulisan/Mendatangkan harapan/Membuka wawasan/Jendela kehidupan.

Beragam sosial media/Mendatangkan ribuan berita/Memperkaya pikiran/Menjadi daya ingatan.
Tidak hanya dari buku/Lahirnya suatu ilmu/Karena seiringnya perkembangan zaman/Pengetahuan didapat dari lingkungan.

Buku jendelanya pengetahuan/Teknologi pun ikut berperan/Apalagi lingkungan/Semua dapat dijadikan inspirasi kehidupan.

Cinta terhadap pengetahuan/Mencerdaskan kehidupan/Mendatangkan kemakmuran/Juga memajukan peradaban.
Ilmu adalah kunci kesuksesan/Dalam menjalani kehidupan/Meraih keinginan/Serta menggenggam kesuksesan.

Wahai penerus generasi!/Jadilah pencari ilmu sejati/Dimanapun berada diri/Gali sampai ke negeri santri/
Karena ilmu tidak berat dibawa.
Dimanapun kita berada/Menjadi syafaat jiwa/Juga penolong sesama.

Bungur Sarang Tegalwaru,
Purwakarta-Jawa Barat,
Kamis, 13 November 2021; 15:44 WIB.
****0****

(10) SUMBER HUKUM ISLAM PEDOMAN HIDUP SELURUH ALAM
Tuntunan hidup dijadikan panutan/Petunjuk arah seluruh jalan/Dipakai untuk kehidupan/Agar tidak tersesat dan terjerumus kegelapan.

Tiap baris demi baris berisi kebenaran/Menerangi seluruh kegelapan/Mengejar ketertinggalan zaman/Penuh dengan kemusyrikan.

Firman Allah diturunkan dalam Alquran/Sumber hukum utama umat Islam/Sebagai petunjuk arah kehidupan/Berisi akidah, akhlak, dan syariat.

Ayatnya bersifat global/Belum tentu dimengerti setiap orang/Diperjelas dengan Hadits pilihan/Disampaikan oleh para perawi yang dapat dipertanggung jawabkan.
Hadits berisi mengenai perkataan/Juga perbuatan Rasulullah SAW/Memperjelas ayat dalam Alquran/Sebagai kunci kemakmuran.

Namun nyatanya hukum alam/Terkadang belum jelas dalam pedoman/Sehingga ditakutkan kemusyrikan menjalar/Karena ketidakjelasan hukum aturan.
Maka adanya ijtihad para ulama/Sebagai kunci dari semua/Permasalahan hukum-hukum syara/Kejelasannya belum ada dalam sumber hukum utama dan kedua.

Wahai kaum muslimin dan muslimat!/Penerus generasi Islam bermartabat/Ayo kita jaga sumber hukum umat/Dari kerusakan pelaknat.
Agar hidup makmur dan amal/Kehidupan dipenuhi cahaya terang/Dengan berpegang teguh pada kitab Alquran/Serta hadits dan ijtihad sebagai pedoman.

Bungur Sarang Tegalwaru,
Purwakarta-Jawa Barat,
Sabtu, 27 November 2021: 21:17 WIB.
****0****

Writerpreneur untuk Prestasi Guru

Adalah DPD AGPAII Kab. Purwakarta yang dipimpin Hj. Lulu Makiyah, S.Ag., M.Pd.I. menggandeng/berkolaborasi dengan Quruta Management Lembaga TEMALI telah menyelenggarakan kegiatan PENTALOKNAS Literasi Publikasi Karya Ilmiah dan Karya Inovatif yang diikuti para Guru PAI, Kepala Sekolah, Pengawas PAI (jenjang PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK/MAK), Mahasiswa, dan Masyarakat Pembelajar dari Kab. Purwakarta, Kab. Cianjur, Kab. Bogor, Kab. Kuningan, Kota Palembang (Sumsel), dan Kab. Siak (Riau).

Karya Inovatif sering diabaikan beberapa pihak termasuk Penilai Angka Kredit dan guru. Kecenderungan pemahaman saat ini, bahwa hanya Publikasi Karya Ilmiah (PTK, Jurnal, Artikel, dll) yang dapat dijadikan PAK. Namun apabila dibedah lebih mendalam, teliti dan detail sesungguhnya Karya Inovatif dapat memenuhi PAK melalui hasil literasi produk baik yang diterbitkan atau dipublikasikan media massa maupun buku.

Peraturan Menteri yang terkait dengan Angka Kredit Guru dan Pengawas dalam karya inovatif (seni jenis sastra; puisi) telah mengatur bahwa untuk satu judul buku kumpulan Puisi memiliki nilai kriteria kategori sederhana nilai 2 (dua, 20 judul puisi). Sedangkan kategori kompleks memiliki nilai 4 (empat. 40 judul puisi) diterbitkan media masa kab/provinsi ber-ISBN atau yang diterbitkan media massa nasional ber-ISSN dan diedarkan secara luas.

Sesungguhnya dengan mengolah ideas, imajinasi, ekspresi, pengalaman, kreatifitas dan inovasi daya literasi menjadi pemantik writerpreneur. Writerpreneur adalah entrepreneur atau wirausaha yang bergerak dibidang menulis/penulisan (writer).

Seorang penulis yang menciptakan produk tertulis, berpartisipasi dalam menciptakan merek (branding) yang ditulisnya, dan secara aktif mempromosikan branding tersebut melalui berbagai outlet/media (penulis yang menghasilkan poin dan koin). Kuncinya adalah fokus, tekun, konsisten, komitmen, berkelanjutan dan tidak pantang menyerah untuk terus-menerus menghasilkan karya tulis. Literasi merupakan kebutuhan, profesionalitas, mengeksplorasi, mengelaborasi dan mengkonfirmasi bukan kewajiban.

Selain peran peserta didik dalam mengaplikasikan kegiatan pembelajaran, peran guru juga tidak lepas mengaplikasikan kegiatan mengeksplorasi, mengelaborasi dan mengkonfirmasi saat mengadakan proses belajar mengajar, apapun kurikulum yang digunakan. Untuk bergerak bersama secara nyata meningkatkan profesionalitas, kompetensi dan kualitas serta menjadi solusi dalam menemukan/menciptakan karya seni (jenis karya seni sastra; puisi) untuk memenuhi angka kredit.

Barangkali secara bersama-sama, saatnya Guru PAI, Pengawas PAI, Kepala Sekolah serta organisasi profesi PAI mempelopori untuk membangkitkan, menumbuhkembangkan, menggiatkan, bergerak dalam meningkatkan Literaktif baik untuk peserta didik, sesama guru, dan komponen masyarakat lainnya. Profesionalitas Guru PAI sangat berperan dalam mewujudkannya. [*]

Wallahu alam bish-shawab
#Salam Literasi; Indonesia_Berkarya!!!
#Salam Guru Literat; Semangat_Hebat_Literat!!!

Bersambung.

 1,979 total views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *