41 Napi Tewas di LP Tangerang, GMKI: Menkunham Harus Minta Maaf Dan Evaluasi Kinerja Lapas

Ketua Umum PP GMKI Jefri Gultom. (Foto: Istimewa)

JAKARTA– Amukan sijago merah terjadi di Lembaga Permasyarakatan Kelas I Tangerang yang diduga akibat arus pendek atau korsleting listrik. Akibat jilatan sijago merah itu sebanyak 41 orang narapidana (napi) meninggal dunia, ada dua orang WNA.

Kebakaran hebat yang terjadi di Lapas I Tangerang, Pengurus Pusat GMKI (PP GMKI) angkat bicara, dan menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa tersebut.

“Saya mewakili GMKI menyampaikan turut bela sungkawa atas meninggalnya 41 orang narapidana yang meninggal”, kata Jefri Gultom, Rabu (8/9).

Agar peristiwa serupa tidak terulang, GMKI meminta kepada Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly untuk melakukan investigasi mendalam terhadap kebakaran Lapas Tangerang.

“Yasonna Laoly harus transparan kepada publik terkait penyebab kebakaran,”tutur Jefri.

Dia mengatakan, jika petugas lapas bekerja dengan sigap, tidak akan banyak korban yang meninggal. “GMKI menduga ini adalah bentuk kelalaian petugas. Oleh karena itu, Yasonna Laoly harus meminta maaf kepada publik”, tegas Jefri.

Dalam menyikapi peristiwa ini, GMKI mendesak Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly untuk mengevaluasi kinerja petugas lapas di seluruh Indonesia.

“Jangan sampai kejadian yang sama terulang kembali”, ujar Jefri. (BK/Ralian)

 536 total views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *