Berbagi di Tengah Pandemi, Youtuber di Jakarta Barat Ini Bantu Pasien Isoman Covid-19

Jakarta – YOUTUBER Rohani, Leonardo Sirait menebar semangat dan berbagi kasih membantu warga yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman) akibat terpapar Covid-19 di wilayah Jakarta Barat.

Kondisi pandemi Covid-19 yang sedang melanda, menggugah hati Leonardo Sirait membantu masyarakat di sekitarnya. Hal itu diakuinya saat ditemui Koran Bekasi di kediamannya, Sabtu (7/8/2021).

Saat ditemui, Leonardo Sirait bersama keluarganya nampak tengah menyiapkan makanan dan sembako untuk dibagikan kepada masyarakat yang menjalani Isoman, khususnya di Jakarta Barat.

Keluarganya yang lain juga ikut membantu membuatkan paket sembako untuk dibagikan kepada masyarakat Isoman yang sudah terdaftar dan mengirimkan bukti positif Covid-19.

“Hari ini, kita membagikan 32 paket sembako yang akan dikirim ke beberapa titik wilayah Jakarta Barat. Seperti Kalideres, Kebun Jeruk, Meruya, Tanjung Duren, termasuk juga ke daerah Bekasi,” kata Leonardo Sirait.

Menurut dia, kegiatan ini awalnya dilakukan setelah melihat beberapa warga di daerahnya mengalami kesulitan ekonomi setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat akibat pandemi Covid-19.

Leonardo Sirait mengaku membantu beberapa masyarakat dengan setulus hati menggunakan uang dari kantong sendiri, ditambah penghasilan dari Adsense Youtubenya. Dan, pemberian bantuan ini tentunya disesuaikan dengan kemampuannya.

“Semua memang terdampak, termasuk saya juga kena dampak. Namun apa yang kami bisa lakukan untuk membantu, itulah yang kami berikan,” katanya.

Pemberian makanan ini, kata dia, berawal dari tetangganya yang menjalani isolasi mandiri beberapa hari yang lalu. Dia sangat membutuhkan karena tidak ada uang untuk membeli makan. Bahkan, untuk membeli satu indomie saja tidak ada uang, dan tidak ada perhatian sama sekali. Akhirnya dia memesan makanan melalui online.

Melihat itu, mulailah terpanggil hatinya untuk membantu 3 orang tetangganya yang menjalani isolasi mandiri. Kemudian, seiring berjalannya waktu, kegiatannya ini menyebar dari mulut ke mulut.

Jumlahnya pun bertambah dari 3 orang menjadi 32 orang. Jumlah ini terus bertambah, karena Leonardo juga mempromosikannya di chanel youtubenya, gereja youtube dan juga di instagram.

“Ini murni dari kami sendiri. Kami memulai dari diri sendiri apa yang bisa kita bantu dan mencoba mengintip sedikit kepada tetangga kita yang sangat-sangat membutuhkan pertolongan,” tandasnya.

Dia menyakini, apabila kegiatan sosial untuk membantu sesama dilakukan dengan tulus dan ikhlas, Tuhan selalu memberikan jalan dan rezeki yang berlimpah.

Dengan memberikan bantuan ini, dirinya juga berharap tumbuh mindset positif di masyarakat, sehingga masyarakat tidak terbelenggu dalam ketakutan karena berita Covid-19.

Untuk mendapat bantuan darinya, warga yang melakukan isolasi mandiri bisa menghubunginya lewat telepon ataupun pesan Whatsapp dan Direct Massage Instagram.

Warga yang isolasi tersebut cukup mengirimkan bukti tes PCR positif dan alamat lengkap isolasinya.

Nantinya, ia bersama Tim akan membawakan makanan dan sembako langsung ke rumah yang bersangkutan.

Makanan tersebut digantung di pintu pagar, difoto dan dikirimkan ke warga yang menjalani isolasi agar diambil ke luar.

“Kami suport makanan sembako untuk 1 minggu isoman, agar mereka yang menjalani isolasi mandiri tidak ke luar rumah. Karena kalau ke luar rumah membeli makan berpotensi menimbulkan kluster baru,” katanya.

Awalnya dirinya melayani hanya sampai radius 10 Km. Namun kali ini sudah diperluas hingga ke daerah Ciledug dan Bekasi.

“Ada juga yang menghubungi dari Bogor dan Tangerang, tapi kami masih belum bisa memenuhi. Karena kami masih sedang mengukur kemampuan diri dan keluarga,” katanya.

“Harapannya, mari semua saling membantu sebisa kita. Khususnya, coba mengintip tetangga kita, apakah dia membutuhkan pertolongan dari kita. Mari saling tolong menolong. Sudah saatnya  kita ambil bagian, ini bukan hanya tugas pemerintah. Kita punya sedikit uang mari berbagi. Ayo kita sama-sama dan kita juga sebar berita-berita positif. Saya percaya kita bisa kembali bangkit,” tutupnya. (BK/Zas)

 956 total views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *