Lahan OI yang Terbakar Sudah Mencapai 100 Ha

INDRALAYA – Lahan di Kabupaten Ogan Ilir (OI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang terbakar dalam kurun waktu tiga hari terakhir diperkirakan telah mencapai 100 hektare (ha). Lahan yang terbakar ini sebagian besar berupa rawa dan gambut.

Hal tersebut diungkapkan Bupati OI, Panca Wijaya Akbar SH ketika ditanya wartawan, saat turun lapangan memantau upaya pemadaman api oleh petugas gabungan di Kecamatan Pemulutan dan Pemulutan Barat, Rabu (4/8/2021).

Menurut Bupati, dirinya bersama Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy meninjau langsung lokasi kebakaran lahan di Desa Arisan Jaya, Kecamatan Pemulutan Barat.

“Tidak mudah memadamkan api apabila sudah meluas, butuh kesadaran seluruh masyarakat, bukan waktunya untuk saling menyalahkan. Saya mengajak mari bersama-sama kita berusaha mencegah , sekecil apapun percikan api dapat berakibat fatal,” tuturnya.

Ditambahkan Bupati termudah di Sumsel tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel baik TNI, Polri, BPBD, Pemadam Kebakaran/PBK, Manggala Agni telah turun ke lokasi kebakaran, berjibaku, bahu membahu memadamkan api agar tidak meluas. Juga 16 Pompa air, 10 motor dan helibom juga sudah disiagakan.

Mengingat meningkatnya suhu panas di tiga hari ini, memperbesar titik  kebakaran lahan yang diperkirakan sudah mencapai 100 hektar. Lahan yang terbakar ini terutama terjadi di Kecamatan Pemulutan, Pemulutan Barat, dan di Kecamatan Indralaya Utara, tuturnya.

Bupati juga tidak lupa memberikan apresiasi kepada petugas gabungan yang telah bekerja 24 jam, untuk mencegah dan memadamkan api agar tidak meluas dan membahayakan masyarakat. Aktifitas Bupati Panca Wijaya Akbar turun ke lapangan ini juga diinformasikannya melalui akun media sosialnya.

Bupati berharap kepada masyarakat untuk ikut menjaga, jangan sembarangan membakar lahan, dan juga lebih berhati-hati dalam mengunakan api, apalagi saat ini lagi musim kemarau yang rawan terjadi kebakaran. (Bk/djoe)

 973 total views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *