Keok, Ginting Berharap Perunggu

Anthony Sinisuka Ginting takluk di tangan pemain Tiongkok, Chen Long. (Foto: Ist)

Tokyo – Harapan Anthony Sinisuka Ginting meraih medal emas atau perak dari cabang bulutangkis dalam perhelatan Olimpiade Tokyo 2020, pupus sudah. Menyusul kegagalannya dalam pertandingan semifinal yang takluk di tangan pemain Tiongkok, Chen Long dua set langsung 16-21, 11-21.

Meski demikian, pria kelahiran Cimahi yang baru pertama kali tampil di Olimpiade ini, masih berpeluang memperoleh medali perunggu. Sebab lawannya di perebutan tempat ketiga, dia akan berhadapan dengan Kevin Condor, asal Guatemala yang kalah atas tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen di semifinal lainnya. Sementara Chen Long akan berduel dengan Viktor Axelsen untuk medali emas.

Secara keseluruhan, di semifinal yang berlangsung di Musashino Forest Plaza, Tokyo, Minggu (1/8/2021) siang WIB itu, Anthony kesulitan mengimbangi permainan pebulutangkis senior China yang sudah berusia 31 tersebut.

Bahkan, permainan Ginting yang baru mengalami kekalahan dalam Olimpiade kali ini, cukup berbeda dengan yang dia lakoni dari yang sudah dilakoni. Sebab kerapkali ia melakukan kesalahan sendiri yang barang tentu memberi poin bagi lawan.

Ginting memulai dengan tertinggal 0-2 dari Chen Long. Tapi perlahan-lahan, Anthony bisa mengejar menjadi 5-5, sebelum Chen Long mendulang empat poin beruntun untuk membuka jarak.

Smes di depan net yang dilakukan Ginting menambah satu angka untuk menipiskan skor 6-10. Akan tetapi, Chen Long unggul 11-6 saat interval setelah smes Anthony Ginting gagal menyeberangi net.

Ginting masih tertinggal jauh, Chen Long memperoleh angka dari ‘lucky ball’ setelah pukulannya mengenai net tapi jatuh di daerah permainan lawan. Skor kini 15-8 untuk keunggulan wakil China itu.

Selanjutnya, tiga angka beruntun diraih Anthony Ginting sehingga skor kini 13-17. Ginting melakukan challenge yang sukses untuk menambah satu angka dari smes di sisi kanan Chen Long.

Pengembalian pukulan Ginting membentur net sehingga Chen Long kini memimpin 19-15. Game point untuk Chen Long setelah netting Ginting gagal dalam kedudukan 20-16. Namun, smes silang Chen Long tak mampu ia jangkau sehingga menutup gim pertama 21-16.

Di awal set kedua, Chen Long kembali mengambil kendali permainan dengan memimpin 6-2. Ginting merebut empat angka untuk akhirnya menyamakan skor menjadi 6-6.

Sayang, Ginting gagal mempertahankan momentumnya sehingga kesalahan beruntun dilakukan dia yang menguntungkan Chen Long. Jumping smash Chen Long membuatnya unggul 11-6 di interval gim kedua.

Ginting masih sulit keluar dari tekanan Chen Long. Smes silang keras di backhand Ginting gagal dikembalikan, sehingga Chen Long memimpin 15-9.

Chen Long membuka jarak semakin lebar dengan Ginting. Dua angka beruntun dari Chen Long membuat dia unggul 19-10. Match point bagi Chen Long setelah nettingnya berhasil. Akhirnya Ginting menyerah dengan skor 11-21 setelah smes keras Chen Long yang jatuh di sebelah kiri bidang permainannya tidak mampu dikembalikan. (BK/aga/dtc)

 851 total views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *