Pilpres & Pileg 2024 Dipercepat ke Februari

Ilustrasi pemilu. (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Komisi II DPR bersama pemerintah dan penyelenggara pemilihan umum menyepakati hari pemungutan suara Pemilihan Umum 2024 (Pemilu Presiden dan Legislatif) akan jatuh pada Rabu, 28 Februari 2024. Sedangkan hari pemungutan suara Pilkada Serentak 2024 digelar pada Rabu, 27 November 2024.
Kedua hal penting itu diputuskan dalam rapat antara Komisi II DPR, pemerintah dan penyelenggara pemilu yang terdiri dari Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu, serta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, Kamis malam, 3 Juni 2021.

“Ya. Itu hasil kesepakatan tadi malam,” ujar Wakil Ketua Komisi II DPR Luqman Hakim kepada awak media seperti dikutip kompas.com di Jakarta, Jumat, 2021.
Luqman menuturkan, selain memutuskan hari pemungutan suara, rapat juga memutuskan tahapan Pemilu 2024 dimulai 25 bulan sebelum hari pemungutan suara yakni pada Maret 2022.

Selain itu, rapat juga menyepakati bahwa dasar pencalonan pada Pilkada 2024 akan didasarkan pada hasil Pemilihan Legislatif 2024.

Dikemukakan, DPR bersama pemerintah dan penyelenggara pemilu masih akan membahas sejumlah masalah krusial terkait Pemilu 2024.
Salah satunya soal masa jabatan KPU di tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang akan habis pada 2023, 2024, dan 2025.
Luqman mengatakan, sebagian menganggap hal tersebut akan mengganggu pelaksanaan tahapan pemilu.

“Nah, apakah akan diperpanjang sampai 2025 semua? Atau dimajukan rekrutmennya di 2022, atau tetap sesuai periode yang berpotensi mengganggu pelaksanaan tahapan pemilu?” ujar dia.
Luqman menuturkan, selain memutuskan hari pemungutan suara, rapat juga memutuskan tahapan Pemilu 2024 dimulai 25 bulan sebelum hari pemungutan suara yakni pada Maret 2022.

Selain itu, rapat juga menyepakati bahwa dasar pencalonan pada Pilkada 2024 akan didasarkan pada hasil Pemilihan Legislatif 2024.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, KPU mengusulkan jadwal pemungutan suara pada Pemilu 2024 dipercepat dari yang biasanya digelar pada bulan April.

Langkah itu ditempuh untuk efisiensi waktu lantaran Pemilu Presiden dan Legislatif digelar dalam tahun yang sama dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Kami mengusulkan 21 Februari 2024 untuk penyelenggaraan pemilu, dan kemudian pilkada kita laksanakan pada 20 November 2024,” kata Ketua KPU RI Ilham Saputra dalam diskusi daring yang ditayangkan YouTube Perludem, Minggu lalu. (BK/Kc/Aga)

 1,201 total views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *